Menu

Melacak penjualan per kanal promosi

Bikin link pelacakan untuk tiap kanal promosi, lalu lihat kunjungan dan penjualan dari masing-masing di tab Overview.

Kalau kamu mempromosikan event di beberapa tempat, misalnya Instagram, grup WA komunitas, dan lewat influencer, link pelacakan membantu kamu tahu dari mana pembeli datang. Setiap kanal dapat link sendiri. Kunjungan dan penjualan dari tiap link tercatat terpisah, jadi kamu bisa melihat kanal mana yang paling banyak mendatangkan pendaftar.

  1. Buka event kamu, masuk ke tab Pengaturan, lalu cari bagian Link pelacakan dan klik Buat link.

    Link pelacakan di tab Pengaturan.
  2. Isi Nama kanal dengan nama yang gampang kamu kenali di rekap, misalnya Instagram Story, Grup WA Lari Pagi, atau Influencer Dina. Di bawahnya kamu bisa langsung melihat link yang akan dibuat.

  3. Klik Buat link. Link langsung tersalin, tinggal kamu tempel di bio, caption, atau pesan promosi untuk kanal itu.

    Nama kanal menentukan link yang dibuat.

Butuh link itu lagi? Klik ikon salin di barisnya. Setiap event bisa punya sampai 10 link pelacakan.

Melihat hasilnya

Buka tab Overview event kamu. Kartu Sumber penjualan muncul setelah ada tiket yang terjual, dan menampilkan untuk tiap sumber:

  • Kunjungan: berapa kali halaman event dibuka lewat link itu. Satu orang dihitung sekali dalam 30 menit.
  • Konversi: persentase kunjungan yang berakhir jadi pesanan.
  • Tiket dan Penjualan: tiket dan nilai penjualan dari pesanan yang terkonfirmasi. Nilai penjualan hanya terlihat oleh anggota tim yang punya akses keuangan.
Sumber penjualan di tab Overview.

Selain link yang kamu buat, kartu ini juga menampilkan:

  • Widget tiket: pembeli yang datang dari widget tiket di website kamu.
  • Tag yang kamu tulis sendiri di link, ditandai tag manual.
  • Langsung (tanpa link): pembeli yang membuka link event biasa.

Sumber pembeli juga tercatat di detail pesanan (tab Keuangan) dan ikut di file ekspor pesanan.

Pertanyaan umum

Bagaimana kalau pembeli membuka link pelacakan, lalu baru membeli beberapa hari kemudian? Tetap terhitung. Nyebar mengingat sumbernya di browser pembeli selama 30 hari, walaupun dia kembali lewat link biasa. Kalau dia membuka link pelacakan lain setelahnya, yang terakhir dibuka yang dihitung.

Bisa pakai utm_source buatan sendiri? Bisa. Tambahkan ?utm_source=nama-kanal di akhir link event. Spasi dan huruf besar otomatis dirapikan, jadi Instagram Bio tercatat sebagai instagram-bio. Kalau nanti kamu membuat link pelacakan dengan nama yang sama, datanya menyatu.

Apa yang terjadi kalau link dihapus? Link tidak lagi tampil di daftar, tapi kunjungan dan penjualan yang sudah tercatat tetap ada di kartu Sumber penjualan.

Apakah artikel ini membantu?

Masih butuh bantuan?

Tim Nyebar siap membantu lewat WhatsApp atau email. Cara lain menghubungi kami

Chat WhatsApp

Artikel terkait

Ketik untuk mencari artikel bantuan…