# Melacak penjualan per kanal promosi

Bikin link pelacakan untuk tiap kanal promosi, lalu lihat kunjungan dan penjualan dari masing-masing di tab Overview.

> Sumber: https://help.nyebar.id/organizer/statistik/link-pelacakan

Kalau kamu mempromosikan event di beberapa tempat, misalnya Instagram, grup WA komunitas, dan lewat influencer, link pelacakan membantu kamu tahu dari mana pembeli datang. Setiap kanal dapat link sendiri. Kunjungan dan penjualan dari tiap link tercatat terpisah, jadi kamu bisa melihat kanal mana yang paling banyak mendatangkan pendaftar.

## Membuat link pelacakan

1. Buka event kamu, masuk ke tab **Pengaturan**, lalu cari bagian **Link pelacakan** dan klik **Buat link**.

   ![Bagian Link pelacakan di tab Pengaturan berisi tiga link dan tombol Buat link.](https://help.nyebar.id/screenshots/id/org-tracking-links.webp "Link pelacakan di tab Pengaturan.")

2. Isi **Nama kanal** dengan nama yang gampang kamu kenali di rekap, misalnya **Instagram Story**, **Grup WA Lari Pagi**, atau **Influencer Dina**. Di bawahnya kamu bisa langsung melihat link yang akan dibuat.
3. Klik **Buat link**. Link langsung tersalin, tinggal kamu tempel di bio, caption, atau pesan promosi untuk kanal itu.

   ![Jendela Buat link pelacakan dengan kolom Nama kanal dan pratinjau link.](https://help.nyebar.id/screenshots/id/org-tracking-link-create.webp "Nama kanal menentukan link yang dibuat.")

Butuh link itu lagi? Klik ikon salin di barisnya. Setiap event bisa punya sampai 10 link pelacakan.

## Melihat hasilnya

Buka tab **Overview** event kamu. Kartu **Sumber penjualan** muncul setelah ada tiket yang terjual, dan menampilkan untuk tiap sumber:

- **Kunjungan**: berapa kali halaman event dibuka lewat link itu. Satu orang dihitung sekali dalam 30 menit.
- **Konversi**: persentase kunjungan yang berakhir jadi pesanan.
- **Tiket** dan **Penjualan**: tiket dan nilai penjualan dari pesanan yang terkonfirmasi. Nilai penjualan hanya terlihat oleh anggota tim yang punya akses keuangan.

![Kartu Sumber penjualan di tab Overview dengan kunjungan, konversi, tiket, dan penjualan per sumber.](https://help.nyebar.id/screenshots/id/org-sales-by-source.webp "Sumber penjualan di tab Overview.")

Selain link yang kamu buat, kartu ini juga menampilkan:

- **Widget tiket**: pembeli yang datang dari widget tiket di website kamu.
- Tag yang kamu tulis sendiri di link, ditandai **tag manual**.
- **Langsung (tanpa link)**: pembeli yang membuka link event biasa.

Sumber pembeli juga tercatat di detail pesanan (tab **Keuangan**) dan ikut di file ekspor pesanan.

## Pertanyaan umum

**Bagaimana kalau pembeli membuka link pelacakan, lalu baru membeli beberapa hari kemudian?** Tetap terhitung. Nyebar mengingat sumbernya di browser pembeli selama 30 hari, walaupun dia kembali lewat link biasa. Kalau dia membuka link pelacakan lain setelahnya, yang terakhir dibuka yang dihitung.

**Bisa pakai `utm_source` buatan sendiri?** Bisa. Tambahkan `?utm_source=nama-kanal` di akhir link event. Spasi dan huruf besar otomatis dirapikan, jadi `Instagram Bio` tercatat sebagai `instagram-bio`. Kalau nanti kamu membuat link pelacakan dengan nama yang sama, datanya menyatu.

**Apa yang terjadi kalau link dihapus?** Link tidak lagi tampil di daftar, tapi kunjungan dan penjualan yang sudah tercatat tetap ada di kartu Sumber penjualan.

> **Link di bio Instagram**
>
> Instagram tidak menambahkan sumber apa pun ke link di bio. Pasang link pelacakan, misalnya **Instagram Bio**, supaya pembeli dari bio tidak tercatat sebagai Langsung.
